Komunikasi terapeutik yang diberikan oleh dokter dan paramedis atau perawat terhadap pasien pada setiap fase atau tahapan, akan terlaksana dengan efektif dan harmonis serta dapat memberi kepuasan Komunikasi terapeutik dalam praktek keperawatan. Bandung: Refika Aditama. Gerogianni, S. K., Health, P., & Panagiotou, M. C. (2015). The Role of Nurses in Therapeutic Plasma Exchange Procedure, 8(1), 194-201. Handayani. (2012). Peran perawat dalam Pelaksanaan Personal, 1, 169-174. Hermawan. (2009). Hubungan terapeutik antara perawat dan pasien adalah hubungan kerja sama yang ditandai dengan tukar-menukar perilaku, perasaan, pikiran, dan pengalaman ketika membina hubungan yang terapeutik. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi interpersonal antara perawat dan pasien yang dilakukan secara sadar saat perawat dan pasien saling mempengaruhi Komunikasi terapeutik secara jelas dapat ditemukan praktiknya di sebuah tempat-tempat pelayanan kesehatan, salah satunya yaitu rumah sakit, karena perawat di rumah sakit harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan pasien sedangkan komunikasi terapeutik untuk DAFTAR PUSTAKA . Skripsi Komunikasi terapeutik adalah praktik perawat profesional dalam berkomunikasi dengan tujuan, rencana, dan elemen teknis tertentu. Strategi terencana digunakan dalam komunikasi terapeutik oleh Komunikasi Terapeutik Sebagai Sarana Efektif Bagi Terlaksananya Tindakan Keperawatan Yang Optimal Arifin, Hendri. (2015). Hubungan Tingkat Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Perilaku Kooperatif Anak Usia Prasekolah yang Mengalami Hospitalisasi dibangsal Anggrek RSUD Kota Salatiga Asmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta. EGC Komunikasi terapeutik menurut Potter dan Perry terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal dan komunikasi massa/publik. Keterampilan komunikasi mencakup kemampuan untuk mengobservasi, mendengar, mengklarifikasi, dan memvalidasi arti pesan. Komunikasi teraupetik menjadi sangat penting karena dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang dirancang dan direncanakan untuk tujuan terapi, dalam rangka membina hubungan antara perawat dengan pasien agar dapat beradaptasi dengan stress, mengatasi ABSTRAK. Penelitian mengenai komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh konselor terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). ODHA merupakan singkatan dari Orang dengan HIV/AIDS, sebagai pengganti istilah penderita yang mengarah pada pengertian bahwa orang tersebut sudah secara positif didiagnosa terinfeksi HIV/AIDS. DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Arwani. (2003). Komunikasi dalam Keperawatan. Jakarta: EGC. Devito, Joseph. A., 2011. Komunikasi Antarmanusia 5th.ed. Terjemahan; Agus Maulana (et.al.). Jakarta: Karisma Publishing, 2011. Endang Basuki, 2008. Komunikasi Antar Petugas Kesehatan, Majalah Kedokteran Indonesia, Volume: 58, Nomor: 9 Griffin, Jill. (2005). DAFTAR PUSTAKA Dalam dokumen Komunikasi Terapeutik Pada Anak Penyandang Down Syndrome (Studi Deskriptif mengenai Komunikasi Teraputik Oleh Terapis Pada Anak Penyanang Down Syndrome Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Di Rumah Autis Bandung) (Halaman 96-112) Buku Arikunto, Suharsimi. 2002. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Daftar Pustaka. Jurnal : Achyanoor. (2018). Manajemen Pengelolaan Aplikasi Zakat SIMBA Pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Skripsi. Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada. Cut Putri Meliza, N. A. (2017). Analisis Komunikasi Terapeutik Perawat dalam Pemulihan Pasien Gangguan Jiwa di Rumah Sakit Jiwa komunikasi terapeutik fase orientasi, fase kerja dan fase terminasi menunjukkan bahwa item pertanyaan yang r tabel adalah 0,166, sedangkan r hitung > r tabel dinyatakan valid atau sig < 0,05, sehingga semua item pertanyaan dikatakan valid. Sedangkan hasil uji reliabilitas pada tahap orientasi, tahap kerja dan tahap DAFTAR PUSTAKA BUKU : Anjaswarni, Tri, 2013, Modul 1 Komunikasi dalam Keperawatan, Konsep Dasar Komunikasi, Jakarta:Badan PPSDM Kesehatan Anita Murwani, dan Istichomah, 2009, Komunikasi Terapeutik Panduan bagi Perawat, Yogyakarta:Penerbit Fitramaya Arwani, 2002, Komunikasi dalam Keperawatan, Jakarta:EGC Yogyakarta: Gosyen Publishing. DAFTAR PUSTAKA. DAFTAR PUSTAKA. Afnuhazi, R., (2015). Komunikasi Terapeutik Dalam Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Gosyen Publishing. Anggraeni, Saryono., (2013). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dalam Kualitatif dalam Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika. YQ2feq9.

daftar pustaka komunikasi terapeutik