Sedangkangenerasi terbaru Nissan March ditawarkan dengan mesin baru yang mana mesin tersebut sama ditanamkan pada Nissan Grand Livina. Di baris kedua pada Nissan March, tidak tersedianya Cup Holder pada dinding Door Trim. Kelebihan dan Kekurangan Nissan March Bekas. Kelebihan Dan Kekurangan Honda Crv 2015 . Daihatsu. 27-07-2022. Kode
nah tentunya ada beberapa kekurangan livina menurut beberapa testimoni.. yaitu: - interior dashboard sangat konservatif (kalo gak mau dibilang ketinggalan) - baris ke 3 nyamannya untuk anak anak.. orang dewasa kurangt nyaman karena lutut tertekuk.. avxen masih lebih nyaman urusan ini.. - kalo full load nampak grand livina ambles.. -_-
0Ra4. Nissan Grand Livina sendiri pertama kali di resmikan di Indonesia pada tahun 2007. Kehadirannya diperkenalkan oleh Presiden dan CEO Nissan Global, Carlos Ghousn. Grand Livina dihadirkan di Indonesia untuk menyaingi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Lalu, apa kelebihan dan kekurangan dari Nissan Grand Livina ini? Hingga kini, walaupun sudah satu decade lebih usia Grand Livina di Indonesia. Mobil ini sama sekali belum berganti generasi, padahal lawan rivalnya sudah banyak berubah. Bahkan sudah banyak kompetitor baru yang datang menawarkan fitur lebih modern. Untuk menangani hal tersebut, Small MPV Multi Purpose Vehicle besutan Nissan ini mengalami beberapa penyegaran. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk membeli mobil Nissan Grand Livina ini. Sebaiknya kamu perlu mengetahui beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada pada mobil ini. Dan berikut kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh Nissan Grand Livina yang bisa kamu simak di bawah ini Kelebihan Nissan Grand Livina Ketika pertama kali mobil ini diluncurkan, mobil ini memang disiapkan untuk menyaingin Toyota Avanza dan juga Daihatsu Xenia. Namun, Nissan Grand Livina memiliki beberapa perbedaan dibanding kompetitornya tersebut. Pertama, ada ada bagian eksteriornya. Desain mobil ini mengusung konsep mirip station wagon atau sedan tanpa memiliki buntut yang berdimensi panjang. Dengan memakai konsep tersebut, Grand Livina diakui sebagai mobil MPV ternyaman bahkan hingga saat ini. Posisi berkendara yang rendah semakin memberikan stabilitas berkendara yang baik karena minim terjadinya gejala limbung. Untuk kendalinya juga lebih enak dibandingkan dengan MPV lainnya yang memiliki ground clearance lebih tinggi. Tentunya hal tersebut dibantu dengan terpasangnya suspensi yang berkualitas. Beralih ke bagian interior dari Nissan Grand Livina ini, bagian kabinnya memiliki fitur hiburan terbaik di kelasnya. Untuk sampai saat ini juga hanya Grand Livina yang berani memberi gratis roof monitor untuk varian tertingginya. Head unit yang digunakannya juga sudah versi terbaru dan bisa mirroring dengan smartphone. Untuk jok dan lingkar kemudinya juga dilapisi kulit, dan untuk kuris baris ke tiga dari Grand Livina ini bisa dilipat rata sejajar dengan lantai mobil. Mobil ini juga memiliki banyak ruang penyimpanan di dalam kabin, salah satunya pada arm rest di kursi tengan yang memiliki dua lubang untuk cupholder. Kekurangan Nissan Grand Livina Memiliki ground clearance yang rendah membuat terlihat kurang dibanding dengan rivalnya. Dengan Ground Clearance yang rendah, maka tidak cocok dengan kondisi jalanan yang ada di Indonesia yang memang memiliki beragam medan dan juga berlubang. Ground Clearance yang tinggi sendiri bisa membantu mobil untuk memiliki daya jelajah yang baik dan bisa diajak menerjang genangan air yang sedikit dalam. Untuk Ground Clearance mobil Grand Livina sendiri berukuran 175 mm, bandingkan dengan mobil keluaran Mitsubishi yaitu Xpander dengan memiliki Ground Clearance dengan ukuran 205 mm. Kekurangan lain yang dimiliki oleh Nissan Grand Livina adalah tidak memiliki kunci immobilizer. Walaupun tanpa kunci aslinya, mobil ini bisa dengan mudah dibobol bahkan dibawa kabur oleh pencuri. Fitur tersebut tentunya butuh perhatian khusus untuk Nissan jika memang berniar untuk memperbaharui Grand Livina nantinya. Dan itu dia kelebihan dan kekurangan dari mobil Nissan Grand Livina yang mungkin bisa dijadikan bahan pertimbangan kamu ketika ingin membelinya. Semoga bermanfaat.
- Pada 2006 di Guangzhou Motor Show, Nissan dan Dongfeng Motor Company memamerkan MPV kompak bernama Livina. Lalu pada 2007, Nissan Indonesia membawa mobil tersebut ke Indonesia. Inilah review Nissan Grand Livina. Nissan Grand Livina Bekas hadir sebagai MPV 7 seater dan bersaing dengan pemimpin pasar saat itu, duo Avanza-Xenia. Selain membawa Grand Livina, Nissan juga sekaligus memperkenalkan Nissan Livina, versi compact dari Grand Livina. Nissan Grand Livina punya nama lain yaitu Livina Geniss, dan Livina memiliki nama lain yaitu Livina XR, Livina Urban, atau Livina Sport. Awal mula Nissan Grand Livina di Indonesia dimulai dari generasi awal, atau dikenal dengan kode bodi L10. Nissan Grand Livina Bekas L10 Hadir dengan tampilan 5-door wagon membuat Grand Livina menjadi pilihan yang fresh. Bentuknya lebih dinamis dan mewah, dibanding rival sekelasnya yang terlihat sedikit kaku dan lebih jangkung. Nissan Grand Livina saat itu memang sedikit lebih rendah dibanding rival-rivalnya. Dan karena hal itu, Grand Livina memberikan sensasi berkendara yang lebih nyaman, mirip dengan sensasi mengendarai sedan. Nissan Grand Livina memiliki dimensi dengan panjang mm, lebar mm, tinggi mm, dan wheelbase mm. Sedangkan untuk Nissan Livina, menjadi hatchback dengan ruang kabin yang cukup luas saat itu. Terang saja, karena Nissan Livina hadir sebagai roomy hatchback atau Mini MVP, mengingat mobil ini sebenarnya versi pendek’ dari sebuah wagon. Nissan Livina memiliki dimensi dengan panjang mm, lebar mm, tinggi mm, dan wheelbase mm. Dengan dimensi tersebut, Grand Livina memberikan ruang kabin yang sangat memadai, baik di baris kedua dan di baris ketiga. Kursi di baris kedua juga bisa digeser maju atau mundur, menyesuaikan kenyamanan dari penumpang di baris tersebut. Lalu ada juga AC untuk baris kedua yang terletak di belakang konsol tengah atau di bagian tengah baris kedua. Selain ruang untuk penumpang, Grand Livina juga menawarkan ruang ekstra jika Anda membawa barang banyak, dengan mekanisme pelipatan kursi baris ketiga yang full rata lantai. Lalu ada juga AC untuk baris kedua yang terletak di belakang konsol tengah atau di bagian tengah baris kedua. Di beberapa tipe, ada wood panel di bagian dashboard dan lingkar kemudi. Saat itu Grand Livina dan Livina tersedia dengan dua pilihan mesin, yaitu mesin dengan kode HR15DE dan mesin dengan kode MR18DE. Grand Livina tersedia dalam tipe S, SV, XV, dan Ultimate untuk mesin dan XV, Ultimate, dan Highway Star untuk mesin Sedangkan untuk Livina tersedia dalam tipe XR, XR Automatic, dan X-Gear. Nah, tipe X-Gear diluncurkan oleh Nissan pada tahun 2008. Livina tipe X-Gear dilengkapi over fender, body kit, serta roof rail yang membuat Livina tampil lebih gagah. Livina X-Gear menjadi senjata Nissan untuk mengganggu Suzuki SX-4, yang menjadi awal mula model crossover digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Pada tahun 2011, Nissan memberikan facelift minor pada Grand Livina. Di bagian depan terdapat ubahan di bagian grill, velg baru, dan lampu sein yang pindah ke spion. Warna interiornya pun berubah menjadi hitam. Ada sedikit perubahan pada tipe mesin model facelift. Nissan tidak lagi menjual tipe XV dan Ultimate, langsung digantikan dengan tipe Highway Star. Lalu pada tahun 2012, Grand Livina tipe XV dan Ultimate mendapatkan bumper depan dari Autech, yang sama dengan tipe Highway Star. Nissan Grand Livina Bekas L11 Pada tahun 2013, Nissan Grand Livina terbaru pertama kali diperkenalkan di ajang Shanghai International Automobile Industry Exhibiton. Di tahun yang sama, tepatnya pada bulan Mei, Nissan Indonesia memboyong Nissan Grand Livina L11 ke Indonesia. Grand Livina terbaru ini menjadi andalan Nissan kala itu, untuk menghadapi pasar MPV yang kian membesar. Selain Avanza-Xenia dan Grand Livina, pilihan MPV bertambah dengan datangnya pemain baru seperti Suzuki Ertiga, Chevrolet Spin, dan MPV yang juga mengusung bodi wagon, Honda Mobilio. Nissan Indonesia kala itu menyebut MPV ini dengan istilah The All New Nissan Grand Livina & Nissan Grand Livina X-Gear.’ Tipe X-Gear hadir di Grand Livina, karena Nissan Indonesia tidak kembali menjual Nissan Livina. Walaupun sempat tersedia, namun nasibnya tidak sepanjang Grand Livina. Grand Livina L11 ini memiliki wajah baru, bagian belakang baru, dan juga menggunakan transmisi CVT untuk menggantikan transmisi otomatis konvensional. Selain itu, Nissan juga memasukkan teknologi dual injector dan twin VTC di mesin Pilihan mesin juga kembali dijual oleh Nissan. Di bagian depan, ubahannya ada di headlamp dan grill nya. Headlamp nya kini lebih tegas, dan grill nya berubah dengan bentuk garis-garis. Bumpernya sedikit berubah, menyesuaikan karakter sebuah MPV berkelas. Di bagian samping, tidak ada perubahan signifikan selain bentuk velg yang baru. KARENA ARTIKELNYA MASIH PANJANG, LANJUTANNYA BISA KLIK DI BAWAH YA GAN.. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NISSAN GRAND LIVINA 25-12-2021 2351 fergusonredarmy dan 3 lainnya memberi reputasi KASKUS Maniac Posts 9,490 Review yang lengkap. MPV bikinan Nissan yang lumayan banyak juga terjual. Pilihan yang suka mobil bertenaga besar. 26-12-2021 0715 dan 2 lainnya memberi reputasi Aktivis Kaskus Posts 526 besok belilah.... pinjamin uang donk gan.... 26-12-2021 1024 jlamp memberi reputasi Kaskus Addict Posts 1,081 Hampir 11 tahun lamanya saya kerja di Indomobil, jualan mobil merk Nissan & Datsun 26-12-2021 1356 nowbitool dan jlamp memberi reputasi KASKUS Addict Posts 1,094 Grand livina lmpv paling nyaman dibanding semua kompetitornya 26-12-2021 2029 jlamp memberi reputasi Aktivis Reg. Jember Posts 37,631 Boleh juga nih mobil bisa ga di kirim lewat [URL=https//S E N S O R/]expedisi terpercaya[/URL] biar ga lecet 27-12-2021 1333 KASKUS Maniac Posts 6,700 Nissan X-Gear versi awal yg paling ane suka. Kesan sportynya dapet 27-12-2021 2258 jlamp memberi reputasi
Review Spesifikasi Nissan Grand Livina – Perjalanan lika-liku akan kehadiran MPV Multi-Purpose Vehicle yang lebih sering disebut Mobil Keluarga di Indonesia memang selalu menarik untuk dibahas, salah satunya mengenai Brand Nissan melalui produknya yang dinamakan Grand Livina GL. Spesifikasi Nissan Grand Livina dikenalkan pertama kali oleh PT. Nissan Motor Indonesia sebagai Agen Tunggal Pemegang Merk ATPM pada tahun 2007 silam bersamaan dengan versi hatchbacknya yang diberi nama Nissan Livina XR. Untuk tipe-tipenya sendiri saat itu terdapat tipe SV dan XV dimana tipe SV hanya bertransmisi manual dan tipe XV cc dibekali oleh dua pilihan transmisi, manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan. Sementara bagi varian cc, diedarkan lewat tipe XV dan Ultimate. Baik tipe XV dan Ultimate pada Grand Livina cc sama-sama memiliki pilihan transmisi manual 6 percepatan atau matic 4 percepatan. Perbedaan utama antara Grand Livina dan varian awal di atas ada pada jumlah gigi transmisi manualnya. Jika ditotal, ada 7 varian dengan masing-masing 3 tipe untuk GL cc dan 4 tipe pada Grand Livina cc. Di ajang Indonesia International Motor Show IIMS 2010, Nissan kembali menambah varian Grand Livina Limited Edition, mengenakan label Highway Star HWS yang hanya bermesin cc yang tersedia dengan transmisi manual dan matic . Keunggulannya ada pada desain bumper dan grille berbeda dari varian lain, plus tambahan side skirt. Ia juga sudah dilengkapi dengan jok berbalut kulit, DVD player dan headrest yang sudah dilengkapi dengan LCD monitor. Sesuai namanya, Grand Livina HWS 2010 ini dijual secara terbatas, hanya 150 unit saja. Awal tahun 2011, Nissan GL mendapatkan minor facelift melalui perubahan grille dengan desain baru yang tampak elegan, penggunaan velg desain baru, perubahan warna interior dengan corak hitam kecuali tipe SV, dan juga desain speedomater baru yang didominasi warna putih yang membuat visibilitas semakin jelas. Sementara mesinnya di update dengan penambahan teknologi CVTC Continuously Variable-valve Timing Control. Hanya saja kini Grand Livina ditawarkan dalam 5 varian. Diantaranya SV, XV, Highway Star, Ultimate, dan Ultimate. Dua varian yang ada sebelumnya, XV dan Highway Star sudah discontinue. Tak lama berselang setelah dirilisnya tipe Ultimate sebagai varian baru, Nissan juga merilis versi modifikasi dari GL yakni Grand Livina Autech yang sebagai penerus Grand Livina HWS Limited Edition sebelumnya. Nissan Livina HWS Autech memiliki bumper dan grille terbaru yang membentang lebar. Seperti model Nissan X-Trail Autech dan Serena Autech, Livina Autech memiliki hiasan chrome yang stylish serta tambak lebih aerodinamis berkat adanya skirt grille. Sedangkan bagian bumper bawah mengadopsi lampu kabut yang terkesan halus namun sporty. Berbeda dengan Livina biasa yang terkesan kaku. Tak hanya itu, Nissan Grand Livina HWS Autech turut disematkan beberapa peranti terkini, seperti audio 2 DIN CD, Mp3, Aux-in SD card, iPod dan USB serta LCD di sandara kepala. Selanjutnya untuk tahun 2012, Nissan kembali mempermak sedikit tampilan Grand Livina, sebagai minor facelift kedua. Kini, ada 6 varian yang diluncurkan, yaitu S, SV, XV, Ultimate, Highway Star Autech dan Highway Star Autech dimana semuanya dikawinkan dengan transmisi otomatis dan manual. Kecuali S yang hanya membawa transmisi manual sekaligus menduduki posisi sebagai tipe terendah yang sebelumnya diisi oleh SV. Pada periode facelift kedua ini, tipe SV sudah mengikuti desain interior tipe-tipe di atasnya lewat tampilan dari speedometer dengan warna dasar putih, interior menjadi hitam, dan penambahan ornamen silver di beberapa titik. Sedangkan untuk eksteriornya, bumper bagian depan dan belakang milik SV kini telah sewarna dengan warna body mobil. Sementara bagi tipe XV dan Ultimate, perubahan tampil pada bagian eksteriornya. Kesan elegan berkat tampilan Autech grille dan bumper depan, sedangkan tampilan radiator grille dan chrome molding pada area fog lamp memberikan kesan premium. Sebelumnya desain ini hanya dapat ditemui pada Grand Livina tipe Highway Star Autech saja. Nah, bagaimana mengenai Sejarah Nissan Grand Livina di atas? Cukup riwet bukan? Next, membahas mengenai varian Grand Livina facelift ketiga dengan status major facelift yang hadir pada tahun 2013. Kode bodinya sekarang berubah menjadi L11. Grand Livina major change ini desainnya berubah total dengan konsep V-Sharp yang modern menemani lampu yang dibuat dengan desain bersudut tajam sehingga tampak lebih tajam. Dimensi berubah jadi lebih besar dari model prefacelift dengan wheelbase cm. Transmisi otomatis konvensional kini digantikan menjadi CVT X-Tronic untuk menyajikan akselerasi yang lebih halus dan nyaman. Namun mesinnya tidak berubah. Disini, Nissan ditawarkan dalam beberapa tipe diantaranya SV M/T, SV CVT, XV M/T, XV CVT, dan Highway Star Autech CVT. Hadir juga varian baru mengusung label X-Gear yang sebelumnya hanya ada pada model hatchback lewat penambahan aksesoris yang sporty, dengan tipe X-Gear M/T, X-Gear CVT, X-Gear M/T, dan X-Gear CVT. Tahun 2014, khusus bagi varian HWS Autech mendapat sentuhan baru menjadi lebih dinamis sekaligus elegan dengan perubahan grill yang dengan bar lurus dan tambahan aksen metal di bumper depan serta bumper molding. Update ini juga merambah area samping melalui penggunaan side dan aero kit terbaru. Bagian interiornya kini menerapkan aksen wood graindi di bagian C-Cluster dan sekeliling power window plus jok kulit berwarna kontras dan penambahan audio steering wheel. Terakhir, Grand Livina mendapat penambahan fitur baru untuk semua varian seperti audio Visual Monitor dengan Touchscreen Display, Bluetooth dan Smartphone Connectivity, Dual SRS Airbag, Good Sound Absorption, Side Impact Bar, serta ABS, EBD, BA yang sayangnya tak ada pada tipe SV baik itu manual atau CVT. Pada waktu bersaman, Nissan juga melengkapi lini Grand Livina dengan cara menghadirkan varian baru Grand Livina XV Highway Star Autech yang merupakan varian tertinggi dari Grand Livina. Bedanya, Grand Livina Highway Star Autech pada model sebelumnya tidak membawa nama tipe XV. Panjangnya kiprah Nissan Grand Livina membuat mobil ini mendapat rival yang banyak pula, dimana kebanyakan para kompetitor sudah berganti generasi. Seperti Toyota Avanza Gen 1 yang berubah menjadi Avanza Gen 2, Daihatsu Xenia Gen 1 menjadi Daihatsu Xenia Gen 1, Suzuki Ertiga Gen 1 jadi Suzuki Ertiga Gen 2, serta Honda Mobilio dan Mitsubishi Xpander yang menyusul kemudian. Ada pula rival lain yang sudah discontinue seperti Chevrolet Spin, Proton Exora, dan Mazda VX-1 . Baca juga Panduan Beli Grand Livina Bekas Panduan Beli Nissan Livina X-Gear Bekas Komparasi Grand Livina vs Mobilio vs Ertiga Review Spesifikasi Nissan Grand LivinaReview Spesifikasi Nissan Grand Livina EksteriorReview Spesifikasi Nissan Grand Livina InteriorReview Spesifikasi Nissan Grand Livina Performa MesinReview Spesifikasi Nissan Grand Livina Impresi dan HandlingSpesifikasi Nissan Grand LivinaKelebihan dan Kekurangan Nissan Grand LivinaKeunggulan Nissan Grand LivinaKelemahan Nissan Grand Livina Review Spesifikasi Nissan Grand Livina Berikut beberapa informasi penting mengenai Review Spesifikasi Nissan Grand Livina di Indonesia yang dijual sejak tahun 2007 hingga sekarang. Review Spesifikasi Nissan Grand Livina Eksterior Melirik bagian luarnya, Grand Livina membawa desain yang cukup manis dengan body yang panjang, tipis dan ground clearance rendah. Dimensinya cukup proporsional untuk kategori low MPV berpenggerak roda depan yang terkenal memiliki kenyamanan layaknya sedan. Pada bagian depan, Grand Livina mengusung headlamp halogen berbentuk runcing memanjang ke belakang dengan grill panjang dan bumper bergaya elegan. Eksterior Nissan Grand Livina Prefacelift Tampak Depan Awal tahun 2011, Nissan Grand Livina mendapatkan minor facelift melalui perubahan grille dengan desain baru. Sekilas, tampak elegan tanpa aksen garis-garis vertikal seperti yang dapat ditemukan pada model prefacelift. Baluran krom hadir di bilah atas dan bilah bawah. Eksterior Nissan Grand Livina Minor Facelift 2011 Tampak Depan Minor facelift kedua dilakukan setahun kemudian tepatnya pada tahun 2012 setelah Livina minor facelift pertama dikenalkan pada 2011. Perubahan kali ini cukup besar dengan perubahan desain grille model 4 bilah yang terkesan lebih sporty sekaligus lebih elegan berkat aksen krom serta perubahan desain bumper yang membentang lebar dengan desain housing foglamp baru dikelilingi krom. Sebagai informasi tambahan, desain depannya ini sangat serupa dengan Grand Livina Autech yang sudah beredar dari tahun 2011, beberapa bulan setelah Grand Livina mengalami minor facelift pertama. Dengan kata lain, semua tipe Grand Livina disini mengikuti jejak desain dari model Autech 2011. Begitu pula untuk tipe SV yang kini bumper depan dan belakangnya sudah sewarna body. Sebelumnya masih berwarna hitam dan tampak murah. Eksterior Nissan Grand Livina Minor Facelift 2012 Tampak Depan Lantas major facelift dilakukan pada tahun 2013. Padahal jika dilihat dari tahun penjualannya, selayaknya Spesifikasi Nissan Grand Livina diganti total dengan kehadiran generasi kedua. Pada major facelift ini, perubahan signifikan yang dilakukan Nissan tampak pada wajahnya tampil lebih segar dengan grille depan baru yang bernuansa krom, bemper depan yang lebih agresif, lampu utama yang menyamping, serta kap mesinnya yang lebih menukik. Perubahannya memang tidak terlalu radikal, bahkan pemilik Grand Livina lama bisa saja merombak total tampilan mobilnya menjadi seperti bentuk Grand Livina baru ini. Tetapi kalau Anda ingin mengganti lampu utamanya, maka anda juga harus mengganti kap mesin, bemper depan, dan panel fender sekaligus. Hal yang sama juga berlaku untuk bagian belakangnya. Ini bisa dilakukan lantaran model terbarunya ini masih berdiri di atas struktur yang sama dengan model lamanya yang hadir di Indonesia sejak tahun 2007. Walau begitu, paras Grand Livina ini masih tetap memiliki daya tariknya sendiri. Terbukti meskipun beberapa tahun belakangan ini Nissan mendatangkan mobil-mobil baru mereka yang cukup sukses seperti Nissan Juke, dan Nissan March, namun Grand Livina masih tetap menjadi tulang punggung penjualan Nissan di Indonesia. Eksterior Nissan Grand Livina Major Facelift 2013 Tampak Depan Untuk Grand Livina X-Gear baru hadir ketika major facelift yang sebelumnya hanya ada pada model hatchback. Sepintas wajahnya tidak banyak berbeda dari Grand Livina biasa. X-Gear dilengkapi panel bodi hitam yang menjadi ciri khasnya. Kesan sporty terpancar dari desain gril perpaduan krom dan black-matte. Desain bumper depan baru dan under protector berkelir perak membuat tongkrongannya lebih gagah. Eksterior Nissan Grand Livina X-Gear Tampak Depan Pada varian Highway Star Autech major facelift yang dikenalkan tahun 2014, identitasnya dapat dikenali dengan mudah lewat bagian wajah depan terutama pada gril dengan bilah berbentuk garis tebal berbalut krom yang disusun dengan rapat. Pun begitu dengan desain bumper yang lebih kental memancarkan aura sporty, dengan desain untuk rumah foglamp juga diperbesar dengan imbuhan sirip beraksen krom. Sontak wajahnya berbeda dengan Grand Livina HWS non Autech. Meski Autech terkenal akan modifikasi beraliran sport, ternyata menghadirkan personalisasi yang bersifat fashionable juga menjadi keahlian mereka dan terbukti disini. Eksterior Nissan Grand Livina HWS Autech Facelift Tampak Depan Untuk bagian bodi samping, tak banyak yang bisa diceritakan karena sejak tahun 2007, Grand Livina hanya pernah mengganti model velg pada 2011 dari palang 6 menjadi model bintang 5 dengan palang yang terbelah menyerupai kipas. Sementara pada major facelift, kembali berubah dari model palang 5 menjadi palang 8 kecuali X-Gear dengan palang 6 dan semuanya memiliki velg ukuran ring 15. Khusus HWS Autech tahun 2014, ia menggunakan velg 16 inci dengan desain two-tone racikan Autech yang sangat berbeda dari varian lain. Dimensi bodinya juga tampak lebih ceper karena mendapat bodykit sebagai kelengkapan standar seperti halnya tipe HWS biasa sejak tahun 2012. Eksterior Nissan Grand Livina Tampak Samping Beralih ke bagian belakang, Grand Livina versi lawas sebelum facelift mengusung stoplamp memanjang ke bawah layaknya model stoplamp yang diterapkan pada VW Polo Mk4. Bersamaan dengan adanya defogger dan wiper pada kaca belakang. Bagian ini tak pernah mendaptkan pembenahan saat minor facelift pertama atau kedua. Terkecuali bagi tipe HWS atau Autech dengan desain lebih sporty karena dibekali oleh bodykit. Eksterior Nissan Grand Livina Prefacelift Tampak Belakang Sedangkan buritan belakang pada Grand Livina facelift terdapat penyegaran khususnya pada bagian kaca yang kini memakai kaca belakang lebih besar, bemper belakang baru, dan lampu rem yang dengan ujung runcing yang menyambung hingga ke pintu bagasi menyerupai VW Golf, tepatnya VW Golf Mk 7. Perbedaan desain pada periode facelift antar Grand Livina tipe biasa, HWS Autech, dan X-Gear di bagian belakang hanya ada pada aksesoris tambahan yang mengikuti desain depan dimana HWS Autech tampak lebih mewah melalui penggunaan bodykit baru sedangkan X-Gear mengadopsi bumper sporty ala-ala crossover milik Livina hatchback dengan aksen silver. Untuk contoh dari varian biasa seperti foto di bawah. Eksterior Nissan Grand Livina Major Facelift Tampak Belakang Review Spesifikasi Nissan Grand Livina Interior Memasuki area kabin, Anda akan disuguhi oleh penampakan interior premium berkualitas tidak seperti low MPV lainnya yang terkesan murahan. Susunan tombol konsol di dashboard dapat dioperasikan dengan mudah karena mudah dibaca dan jaraknya yang tidak terlalu jauh. Atau dalam istilah lain, semua kontrol sangat driver oriented. Pada Grand Livina lawas prefacelift, skema warna yang digunakan adalah warna hitam dengan aksen silver di sekeliling tombol konsol dan area setir. Setirnya sendiri berupa model 3 spoke yang sama persis pada Nissan X-Trail T31. Khusus tipe Ultimate, aksen silver tersebut digantikan oleh adanya aksen wood panel sehingga tampak lebih mewah. Interior Nissan Grand Livina Prefacelift Tampak Dashboard Ketika minor facelift pertama 2011 berlangsung, semua tipe Grand Livina mendapat update interior terkecuali bagi tipe SV. Disini, warna kabin berubah menjadi serba hitam dan juga desain speedomater baru yang didominasi warna putih yang membuat visibilitas semakin jelas. Pada minor facelift kedua 2012, interiornya tak berubah. Tercatat hanya ada pada tipe SV yang kini mengikut desain varian lain penambahan ornamen warna silver pada ring air conditioner AC, ring instrument cluster, warna interior menjadi hitam, serta speedometer dengan warna dasar putih. Interior Nissan Grand Livina Minor Facelift Tampak Dashboard Sedangkan pada varian major facelift 2013, setali tiga uang dengan bagian luarnya, interior Grand Livina masih sama dengan model lawas. Perbedaan signifikan terlihat dari warna dashbor yang kini kembali mengadopsi tema two-tone. Khusus bagi tipe Grand Livina X-Gear menggunakan interior serba hitam untuk memberi kesan sportif. Perubahan lainnya yang mencolok adalah desain lingkar kemudinya yang sama dengan milik Nissan Serena C26 hanya saja pada Grand Livina belum dilengkapi kontrol audio. Terakhir, cluster meter kini sudah dilengkapi dengan layar informasi digital yang dapat menampilkan catatan konsumsi bahan bakar, dan berbagai informasi lainnya. Selebihnya masih serupa dengan Grand Livina terdahulu. Tipe tertingginya yaitu Grand Livina Highway Star sudah memakai jok kulit. Seluruh tipe Grand Livina X-Gear juga telah dilengkapi sistem multimedia 2-DIN layar sentuh berukuran 6 inchi. Sementara itu Grand Livina tipe SV dan XV masih memanfaatkan audio single DIN. Meskipun begitu, audionya ini dapat memutar DVD yang gambarnya ditampilkan oleh monitor atap. Interior Nissan Grand Livina Major Facelift Tampak Dashboard Pada Livina Autech 2014, perbedaan cukup besar dibandingkan Spesifikasi Nissan Grand Livina tipe lain di bawahnya ada pada bagian interior. Aura hitam mewarnai kabin Grand Livina versi Autech ini. Doortrim dan jok kulit berwarna hitam paling mendomibasi perubahan tersebut, meski menurut Saya disinilah blunder yang dilakukan Nissan. Pasalnya, hitam identik dengan kesan sporti ketimbang elegan yang ingin ditampilkan dari flagship Grand Livina ini. Untunglah, imbuhan black wooden panel di dasbor sedikit memperbaiki image mewah. Sebagai sesuatu yang paling berbeda dari tipe lainnya adalah penerapan tombol pengaturan audio di lingkar kemudi. Fitur ini jelas kian memberikan kemudahan bagi pengemudi dalam melakukan kontrol perangkat audio saat berkendara disamping hal tersebut juga akan mengurangi risiko kecelakaan. Kamera parkir pun kian memberi value yang tidak dimiliki para pesaingnya pada Autech ini. Interior Nissan Grand Livina HWS Autech Facelift Tampak Dashboard Jujur Saya lebih suka Nissan menghadiahkan konsumennya dengan monitor atap pada periode major facelift ketimbang menempelkan penyejuk kabin tambahan. Toh’ untuk kabin belakang sudah disediakan lubang ventilasi AC yang terdapat pada konsol tengah dan di depan baris kedua yang cukup memadai. Langkah kurang populer inipun diambil bukan tanpa dasar pertimbangan teknis. Nissan mengaku bila mereka menanamkan AC double blower di atap, maka tentunya atapnya harus diposisikan lebih tinggi. Menurut mereka, cara ini dapat mengurangi nilai hambatan angin yang membantu efisiensi bahan bakarnya. Ya, Grand Livina adalah mobil dengan dimensi dan ground clearance yang paling rendah di kelasnya. Pada bagian row kabin tengah, ketersediaan legroom dan headrooom tergolong cukup. Hadirnya arm rest di balik jok penumpang tengah yang dapat dijadikan sebagai cup holder memberi nilai plus karena sangat jarang pabrikan lain memberi fitur ini untuk seukuran mobil di bawah 250 jutaan. Interior Kabin Penumpang Tengah Nissan Grand Livina Secara keseluruhan, ruang kabin Grand Livina mampu menampung hingga 7 orang. Khusus pada bagian belakang, selayaknya hanya diisi oleh anak-anak karena ruang yang tersedia tergolong sempit dan beberapa tipe bawah selain HWS dan Autech tak memiliki head rest. Interior Kabin Penumpang Tengah Nissan Grand Livina Walau kabin row ketiganya tergolong sempit, namun terbayarkan dengan fleksibilitas interior yang menjadi salah satu poin plus bagi Grand Livina, dimana kursi baris kedua dan ketiga dilipat rata dengan rasio 6040. Dengan mekanisme pelipatan ini, kapasitas muatan menjadi bertambah sehingga dapat membawa barang bawaan besar seperti tanaman, sepeda hingga perlengkapan dapur untuk kebutuhan jangka panjang. Interior Nissan Grand Livina Major Facelift Tampak Bagasi Review Spesifikasi Nissan Grand Livina Performa Mesin Spesifikasi Nissan Grand Livina ditawarkan dengan dua pilihan mesin yang masing-masing kapasitasnya berbeda. Mesin pertama berkodekan HR15DE berkapasitas liter dengan konfigurasi 4 silinder segaris 16 katup DOHC . Tenaga maksimumnya berada di angka 107 HP pada putaran RPM dan torsi puncak 148 Nm pada RPM. Dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan dan matic konvensional 4 percepatan. Teknologi pengaturan katup CVTC Continuous Variable Valve Timing Control untuk mesin cc menyusul saat minor facelift pertama yang berfungsi mengontrol tenaga dan torsi secara efisien di setiap putaran mesin. Saat major facelift tahun 2013, mesin tersebut kembali di update dimana sekarang telah menganut dual injector dan Twin VTC Variable Valve Timing Control untuk saluran intake’ dan exhaust’ yang terbukti mampu menghemat konsumsi BBMnya sekitar 4%. Kerjanya kurang lebih sama seperti Dual VVT-i yang banyak digunakan pada berbagai produk Toyota sekarang. Besaran angka dan torsi masih sama, namun dapat diraih pada putaran lebih rendah yakni dengan profil 107 HP pada putaran RPM dan torsi puncak 148 Nm pada RPM yang cukup berguna terutama pada varian maticnya sejak major facelift sudah mengadopsi CVT sehingga mesin bisa bekerja lebih optimal di putaran lebih rendah. Perpindahan setiap giginya pada transmisi ini sangatlah halus sehingga tidak ada energi yang terbuang pada setiap pergantian giginya. Selain transmisi CVT, Spesifikasi Nissan Grand Livina juga ditawarkan dalam transmisi manual 5-speed. Foto Mesin Nissan Grand Livina cc Selanjutnya terdapat mesin yang berkapasitas lebih besar yakni liter dengan kode MR18DE. Spesifikasi Nissan Grand Livina dengan mesin ini mulanya hanya hadir pada versi lawas Grand Livina dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan dan matic 4 percepatan dan sempat berhenti dijual selama setahun lebih sebelum akhirnya kembali dijual ketika major facelift. Tenaganya lebih besar, 126 HP pada RPM dengan torsi puncak sebesar 174 Nm pada RPM. Sejak tahun 2013, transmisi untuk Livina cc juga diupdate menjadi CVT. Foto Mesin Nissan Grand Livina cc Review Spesifikasi Nissan Grand Livina Impresi dan Handling Salah satu pesaing berat bagi Toyota Avanza ini memiliki kenyamanan yang hampir menyerupai sedan berkat penggunaan suspensi McPherson Strut plus stabilizer di depan dan Torsion Beam plus stabilizer di belakang. Sistem peredam kejut dan sasis monokok sebagai keunggulan dari Spesifikasi Nissan Grand Livina sukses memanjakan penumpang dan pengemudi. Bantingan empuk bisa diraih tanpa mengorbankan stabilitas berkendara. Jalanan bergelombang bukanlah suatu hambatan, guncangan kecil hingga menengah dapat diredam secara maksimal karena suspensi Grand Livina telah dilengkapi oleh perangkat ripple control pada bagian shock absorbernya. Selain itu, bobot bodynya yang terbilang ringan dan ceper menjadikan handling mobil ini mudah dikendalikan tanpa adanaya gejala body roll berarti. Setir ringan saat diputar dan cukup tajam, tapi kurang memberi feedback kepada pengemudi. Konstruksinya yang rendah memiliki nilai baik dan buruknya. Baiknya, ground clearance yang rendah memudahkan akomodasi keluar masuk barang kedalam bagasi. Namun sewaktu pengujian, kepala Saya kerap terbentur dengan bagian pilarnya ketika ingin masuk kedalam kabin. Selain itu, posisi berkendaranya pun menjadi lebih rendah. Untungnya dasbor Grand Livina juga rendah, sehingga bidang pandangnya masih sangat baik. Karena Spesifikasi Nissan Grand Livina dibekali oleh dua jenis mesin, maka keduanya menyajikan sensasi yang berbeda. Mesin cc milik Grand Livina terkenal “lemot” sebab bobotnya jauh lebih berat dari Livina hatchback khususnya untuk varian matic 4 percepatan. Saat menanjak, driver perlu menginjak pedal gas dalam-dalam agar mobil ini mampu berakselerasi maksimal. Terkadang gejala “ngelitik” ikut muncul akibat dari pengguaan BBM yang salah. Maka dari itu, pemilik Livina cc dianjurkan untuk menggunakan bahan bakar dengan RON 91 ke atas atau setara Pertamax agar pembakarannya jadi lebih optimal. Hal yang sama juga terjadi pada Grand Livina cc CVT saat menanjak. Dalam beberapa kondisi, terkadang ia akan jauh lebih boros dibandingkan matic konvensional dimana transmisi CVT miliknya seakan kebingungan dalam menentukan posisi gigi karena gear ratio-nya sangat lebar. Akibatnya, mesin terus-terusan bekerja dalam putaran tinggi. Untuk itu, Anda harus piawai dalam memanfaatkan situasi. Misalnya, memanfaatkan momentum pergerakan mobil saat sebelum menanjak dengan cara mengurut pedal gas agar torsi tetap terjaga sehingga tanjakan dapat dilalui dengan mudah. Jika tidak, mesin kehilangan nafas dan sulit untuk mengail tenaga kembali. Saat mendapatkan momentum, ia bisa melaju di putaran mesin rpm. Atau bisa juga menggeser tuas transmisi ke posisi gear lebih rendah. Oleh karenanya, Saya lebih suka dengan GL bertransmisi manual apabila bepergian ke jalur mendaki. Sementara untuk cc, respons mobil saÂÂngat sigap. Hanya butuh teÂkanan sedikit di pedal gas, GL sudah langsung bergerak. Tekan lebih dalam lagi, ia melaju lebih kencang. Behaviour-nya juga terasa berbeda ketika menanjak sekalipun untuk varian CVT karena tenaga dan torsinya yang lebih besar dibandingkan cc. Bagi Anda yang memang berniat untuk meminang Grand Livina cc. Ada tips khusus untuk mengendarai mobil ini agar hemat BBM dalam kota. Saat sentuhÂan awal di pedal gas, putaran mesin melonjak ke rpm. Ini merupaÂkan trik Grand Livina untuk menjaga momentum agar tidak kesulitan start. Kurangi tekanan pada pedal gas, putaran mesin turun ke rpm. Tapi jangan sampai injakan pada pedal gas dilepas sepenuhnya. Alih-alih idle di putaran lebih rendah, putaran mesin justru naik ke rpm dan rasio sabuk baja membesar untuk memberikan efek engine brake. Efeknya, mesin akan perlu effort lagi untuk melaju akibat menurunnya kecepatan mobil. Yang pasti, butuh waktu sebelum terbiasa dengan gaya mengemudi seperti itu. Spesifikasi Nissan Grand Livina Mesin HR15DE cc MR18DE liter Konfigurasi Sama-sama 4 silinder segaris 16 katup DOHC. Tenaga 109 HP RPM 109 HP RPM FL 2013; 124 HP RPM Torsi 143 Nm RPM 143 Nm RPM FL 2013; 174 Nm RPM Bore x Stroke 78 mm x mm 84 mm x mm Konsumsi BBM 9-12 km/L dalam kota, 14-17 km/L luar kota. Transmisi manual 5 percepatan manual 5 percepatan matic 4 percepatan dan prefacelift; matic CVT facelift. Suspensi Depan McPherson strut, belakang torsion beam. Rival Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Chevrolet Spin, Proton Exora, Mazda VX-1, Suzuki Ertiga, Toyota New Avanza, Daihatsu New Xenia, serta Honda Mobilio. Tahun Penjualan 2007 – 2012 prefacelift, 2013 – sekarang facelift. Berikut beberapa informasi penting mengenai Kelebihan dan Kekurangan Nissan Grand Livina di Indonesia yang dijual dari tahun 2007 hingga sekarang. Keunggulan Nissan Grand Livina Konsumsi BBM irit. Handling mantap. Kualitas material interior bagus. Minim gejala body roll / limbung. Perpindahan transmisi cukup lembut. Transmisi manual sudah enam percepatan. Bantingan suspensi empuk. Akselerasi cukup baik. Kabin lega dibalik ukurannya yang mungil. Lapisan body tebal. Kelemahan Nissan Grand Livina Ground clearance terlalu rendah dan cukup merepotkan ketika diisi beban berat. Minimal pertamax, jika diisi premium akan mengalami knocking / gejala ngelitik. Tidak ada varian diesel seperti halnya Chevrolet Spin. Peredaman kabin belum maksimal. Kinerja engine brake kurang bagus. Bonnet depan tidak terlihat. Kabin baris ketiga relatif sempit. Demikian beberapa informasi penting mengenai Review Spesifikasi Nissan Grand Livina di Indonesia yang dijual sejak tahun 2007 hingga sekarang. Kesimpulannya, berbekal Spesifikasi Nissan Grand Livina mampu memenuhi syarat utama untuk sebuah mobil keluarga, mobil ini cukup worth to buy bagi Anda yang menginginkan sebuah MPV nyaman, handling mantap, harga terjangkau, dan diprodiksi oleh salah satu Brand besar asal Jepang selain merk dengan Logo T dan H tegak. Baca juga Rekomendasi MPV Setara Harga Calya dan Sigra
Sebelum Nissan Livina model saat ini yang kembar dengan Mitsubishi Xpander, sudah ada Nissan Grand Livina. MPV keluarga satu ini sempat menjadi primadona banyak orang. Diperkenalkan pertama kali tahun 2007 namun sejak 2019 dihentikan produksinya untuk berbagi basis dengan Mitsubishi Xpander. Sempat mengalami beberapa kali facelift, Nissan Grand Livina masih banyak diburu hingga saat ini. Seperti di CARSOME yang mempunyai banyak pilihan tipe Nissan Grand Livina. Mulai dari Nissan Grand Livina SV, XV, X-Gear hingga Highway Star sebagai varian tertingginya. Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan Nissan Grand Livina. Baca juga Sering Dianggap Mahal, Segini Biaya Service Nissan Livina di Bengkel Resmi Hingga km Kelebihan Nissan Grand Livina Kabin Nyaman Masih soal kenyamanan, selain pengemudi, para penumpang juga mendapat kenyamanan terbaiknya. Khususnya pada baris kedua karena ada arm rest di bagian tengah yang bisa dibuka-tutup. Untuk perjalanan jauh, bangku baris kedua juga bisa diratakan dengan baris ketiga. Cukup lepas headrest di baris kedua, lipat ke depan bagian dudukan dan punggung di baris kedua. Lalu lipat sandaran punggung baris ketiga dan menjadi rata bisa diberikan alas untuk tidur. 2019 Nissan GRAND LIVINA VL 2017 Nissan GRAND LIVINA HIGHWAY STAR km 4,5 tahun Banten 2019 Nissan GRAND LIVINA VL km 4,5 tahun Jawa Barat Posisi Mengemudi Nyaman Diantara kelebihan yang dimiliki oleh Nissan Grand Livina, paling menonjol adalah posisi mengemudinya. Desainnya yang memanjang dan rendah membuat posisi mengemudi lebih rileks dengan kaki agak selonjor. Bahkan bila dibandingkan dengan para rivalnya hingga saat ini belum ada Low MPV dengan posisi mengemudi yang kenyamanannya mengungguli Nissan Grand Livina. Ini menjadi kelebihan khususnya ketika perjalanan jauh. Fitur HIburan Untuk si Kecil Kenyamanan memang menjadi poin utama pada MPV andalan Nissan ini. Salah satunya adalah fitur roof monitor yang hadir pada varian tertinggi Nissan Grand Livina. Melalui colokan USB atau DVD bisa memutar film kartun atau video YouTube yang sudah di download di flash ini akan membuat si kecil lebih nyaman dan tenang selama perjalanan. Baca juga Simpel, Ini Alasan Nama Nissan Livina Tidak Lagi Menggunakan Grand Ditengahnya Kekurangan Nissan Grand Livina AC Belum Double Blower Kekurangan lainnya dari Nissan Grand Livina adalah kabin yang tidak dilengkapi AC double blower. Hal ini membuat hawa sejuk pada penumpang belakang akan lebih lama terasa dibandingkan baris pertama. Namun tersedia outlet AC di konsol tengah yang bisa dimanfaatkan oleh penumpang belakang. Namun untuk pengaturan AC hanya bisa dilakukan oleh baris depan saja. Ground Clearance Rendah Kekurangan dari Nissan Grand Livina yang paling terlihat adalah ground clearance rendah. Kondisi jalan di Indonesia yang masih banyak lubang membuat bagian bawah mobil gampang tergesek. Ground clearance yang tinggi saat ini menjadi keharusan untuk sebuah MPV. Hal ini agar mobil mempunyai daya jelajah yang lebih baik dan bisa menerjang genangan air tanpa khawatir. Baca juga Nissan Livina Buatan Indonesia Resmi Dijual di Filipina, Harga Lebih Mahal dari Xpander
kelebihan dan kekurangan nissan grand livina 2015