Sawal(70), meninggal karena gantung Warga Desa Cipedes, Kacamatan Ciniru, digegerkan dengan penemuan mayat di Blok Cibongkot, Jumat (17/7/2020). Kamis, 4 Agustus 2022
Bidanyang Gantung Diri Dikenal Rajin Puasa Senin-Kamis Desember 22, 2020 Headline incident. KUNINGAN (MASS) - Ibarat ungkapan bagai petir disiang bolong. Begitulah yang dirasakan oleh rekan-rekan sejawat Bidan Herlina yang bertugas di Puskesmas Maleber. "Awalnya saya tidak percaya.
LaporanKontributor Kuningan, Ahmad Ripai TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN - Pria berinisial DR (53) ditemukan tewas gantung diri di loteng rumahnya. "Mengenai identitas yang gantung diri, DR (53
KUNINGAN(MASS) - Sesuai prediksi dari tiga calon yang memiliki nilai tertinggi hasil tes Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yakni Dr Nana Sutisna SE MM CSMA nilai 8,05, Ir Asep Ade Hermawan 7,36, dan Yaya Sumantri SAP 7,35, ternyata Bupati Acep Purnama selalu Kuasa Pemilik Modal memilih nomor urutan pertama.. Terpilihnya pria kelahiran Garut itu tidak mengejutkan karena selama ini pun Nana
WargaDesa Cilaja, Kecamatan Karamatmulya, Kuningan, Jawa Barat digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang warga bernama Endang (56) dengan cara gantung diri.
SaatKuningan, tamiang dipasang di pojok-pojok rumah dan di palingih-palinggih (bangunan suci). Selain tamiang, ada juga sarana lain, yakni endongan. Menurut Kamus Bali-Indonesia (Dinas Pendidikan Dasa Provinsi Bali, 1991) kata endongan diartikan sebagai 'tempat bekal dari tapis kelapa'. Tamiang kerap dimaknai sebagai simbol perlindungan diri.
KUNINGAN(MASS) - Tahun 2017 boleh disebut salah satu tahun kelam bagi Kuningan.Pasalnya, pada tahu ini ada sembilan kasus gantung diri yang terjadi di kota kuda. Kenyataan ini harus menjadi perhatian semua pihak karena banyak kasus gantung diri menunjukan ada yang salah. Tentu hal yang sama jangan terjadi pada tahun 2018. merinci sembilan []
KUNINGAN- Dunia maya digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang mahasiswi cantik asal Kuningan bernama Ditha Febriani diduga akibat bunuh diri di kamar kos di Bandung pada hari Senin (7/11).. Berdasarkan pesan berantai yang diterima radarcirebon.com, peristiwa mengenaskan tersebut terjadi di kamar kos Pondok Pak Aga Lantai 2 Jalan Gegerkalong Girang, Bandung.
Seorangpria asal Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ditemukan gantung diri. Pria berusia 31 tahun ini ditemukan tak bernyawa di rumahnya.
Berikutini ada lima fakta terkait kasus seorang PNS yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Kuningan. Berikut ini ada lima fakta terkait kasus seorang PNS yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Kuningan. Minggu, 28 November 2021; Cari. Network. Tribunnews.com;
RASIORAKYAT (KUNINGAN) — Kejadian bunuh diri menggemparkan warga yang tinggal di Perumahan Buana Resident Cigadung, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Seorang pria berinisial AS (35), nekad mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pintu kamarnya.
BacaJuga; Rakyat Tolak DOB, DPR RI Harus Cabut "UU-DOB" Karaniya Metta Sutta Menggugah Nurani Kemanusiaan; Kisah Meme Buddha Rupang yang Menggelitik Hati
KUNINGAN(MASS) - Himpitan ekonomi dan juga faktor lainnya membuat banyak warga yang memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidup degan cara gantung diri. Keluarga hanya bisa berduka dan siapa yang harus disalahkan dengan maraknya kejadian gantung diri? Dari catataan kasus bunuh diri dengan cara gantung diri terus meningkat dan hingga Juli sudah 10 []
HiasanGantung Lebaran Idul Fitri 3D. Gantung Kad Raya. Tak guna gambar raya tahun lepas sebab masa tu ahkak berperut moncit. Hari Raya Kuningan yang dirayakan umat Hindu 10 hari setelah Hari Raya Galungan ditandai dengan ciri khas sejumlah sarana seperti tamiang endongan ter atau pun sampian gantung.
Pewarta Dede Irwan KUNINGAN. (JABAR) FOKUSPRIANGAN.ID - Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menghadiri Rapat Luar Biasa Kunci Bersama Tahun 2022 Bertempat di Hotel Grage Sangkan Park Kabupaten Kuningan, pada Selasa (02/08/22) Bupati Ciamis dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Setda
DBY0K5n. Endang 56, warga Dusun Manis Desa Cilaja Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ditemukan tewas di rumah kediamannya. Endang diduga tewas akibat gantung diri. Andry Kuningan, – Dalam sehari ini, dua orang ditemukan tewas diduga gantung diri dengan lokasi berbeda di Kabupaten Kuningan. Masing-masing korban yakni Endang 56, berjenis kelamin laki-laki, warga Dusun Manis Desa Cilaja Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Nana Suryana 35, berjenis kelamin laki-laki, warga Dusun Wage Desa Bayuning Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa atas nama Endang ditemukan pada Sabtu 11/5 sekira pukul WIB siang di atap rumahnya, oleh keponakan korban yakni Ero 43. Sementara mayat Nana Suryana ditemukan oleh ibunya yakni Sumiah 55 didalam kandang ayam miliknya, pada Sabtu sekira pukul WIB pagi tadi saat hendak memberi pakan Kramatmulya, Iptu Junaedi kepada mengatakan, Sabtu 11/5, motif korban sendiri jika berdasar keterangan keluarga tidak memiliki riwayat penyakit menahun. Hanya saja, kemungkinan akibat depresi karena sudah lama tidak bekerja.“Jadi korban Pak Endang ini meninggal diduga karena gantung diri. Pada saat keluarga naik keatas rumah dengan tujuan mengambil papan, itu tiba-tiba dilihat ada orang yang tergantung dengan seutas tali di kayu atap rumah,” berdasarkan informasi dari warga lanjutnya, bahwa korban sejak kemarin tidak menampakan diri. Pada saat waktu berbuka puasa, korban juga sudah tidak berkumpul bersama-sama dengan keluarganya.“Awal yang menemukan itu keponakan korban, tujuaanya itu mau mencari papan, tiba-tiba ya itu menemukan korban dalam keadaan gantung diri dan kondisinya sudah tidak bernyawa. Disitu juga ditemukan tangga, yang kemungkinan besar dipergunakan korban untuk melakukan aksinya,” Kadugede melakukan olah tempat kejadian perkara, Nana Suryana 35, korban meninggal dunia, akibat gantung diri di dalam kandang ayam milik Sumiah, di Desa Bayuning Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. AndryWarga Desa Cilaja Kecamatan Kramatmulya, Ero 43 yang tak lain keponakan korban menuturkan, bahwa sebelumnya korban pernah pergi ke Bandung. Saat kembali ke Kuningan kerap-kali terlihat melamun, dan sejak kemarin tidak ada kabar.“Nah saat itu ada yang mau cari tangga tapi tidak ketemu, namun keluarga lain yang hendak mengambil papan diatap rumah tiba-tiba kaget melihat mayat korban dalam kondisi ya gitu, padahal tidak ada persoalan masalah keluarga apapun,” Kapolsek Kadugede AKP Abdul Majid melalui Kanit Reskrim Aiptu Agus Sudrajat menerangkan, bahwa korban meninggal diduga akibat gantung diri didalam kandang ayam milik Sumiah, warga Desa Bayuning Kecamatan Kadugede.“Korban pertama kali ditemukan dalam keadaan tergeletak, dan hidung serta mata mengeluarkan darah, sewaktu akan memberi makan ayam. Secepatnya Ibu Sumiah melaporkan kejadian itu ke tetangga dan Polsek Kadugede,” diadakan olah TKP dari Tim Inafis Polres Kuningan lanjutnya, hasil sementara bahwa korban diduga meninggal akibat gantung diri menggunakan tambang plastik sekitar 1 meter, diikatkan pada palang atas kandang ayam dengan tinggi 2 meter. Kemudian korban jatuh akibat putus tambang yang diikatkan pada palang atas kandang ayam, dikarenakan tambang tersebut tidak mampu menahan berat badan korban sekitar 87 Puskesmas Kadugede dr H Agah Nugraha dalam keterangan medisnya menyampaikan, bahwa korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri dengan jeratan tambang.“Sehingga mengakibatkan mulut, mata, hidung, dan luka di bagian kepala atas akibat benturan ke pinggir tembok selokan, setelah tambang yang digunakan untuk gantung diri putus. Korban mengeluarkan darah, korban juga mengeluarkan feses serta sperma,” pungkasnya. *Editor Tomi Indra Priyanto
kuningan mas gantung diri